Tahapan Pemilihan Gubernur Banten Dimulai Maret 2011
Serang, 8/7 (ANTARA) – Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten Hambali mengatakan bahwa tahapan pemilihan Gubernur Banten kemungkinan akan dilaksanakan pada Maret 2011 mendatang.
“Berdasarkan ketentuan, delapan bulan sebelum masa berakhirnya jabatan Gubernur Banten, maka tahapan pemilihan gubernur sudah dilaksanakan. Mungkin sekitar Maret atau April 2011,” kata Hambali di Serang, Kamis.
Hambali mengatakan itu usai mengikuti rapat tertutup dengan Direktur Administrasi Anggaran Daerah, Dirjen Biro Anggaran Keuangan Daerah (BAKD) Kementerian Dalam Negeri Sumarni, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Muhadi, dan beberapa pejabat Pemerintah Provinsi Banten.
Hambali mengatakan anggaran pemilihan gubernur yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten sebesar Rp184 miliar dalam APBN 2011 tidak memasukkan daftar biaya pengamanan.
“Biaya pengamanan terpisah,” katanya.
Direktur Administrasi Anggaran Daerah Dirjen Biro Anggaran Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Sumarni mengatakan, terdapat dua alternatif dalam pengelolaan biaya pengamanan Pemilihan Gubernur Banten pada 2011 mendatang.
“Pertama, biaya pengelolaan keamanan bisa dalam bentuk hibah dan yang kedua dikelola oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait,” katanya.
Tetapi yang paling aman, kata Sumarni adalah dengan dikelola oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah.
“Harapannya, pelaksanaan pemilihan gubernur berjalan lancar, dan tidak menyisakan masalah dikemudian hari,” kata Sumarni.
Menurut Sumarni, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2009 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Pemilihan, ada dua pilihan pengelolaan biaya pemilihan gubernur yakni bisa melalui hibah kepada aparat kepolisian atau bisa melalui pengelolaan oleh satuan kerja perangkat daerah terkait.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten Muhadi mengaku akan mengikuti saran Sumarni dengan mengelola anggaran keuangan pengamanan pemilihan gubernur di satuan kerja perangkat daerah.
“Pengelolaan dengan cara hibah cukup sulit karena menggunakan sistem pengelolaan APBN,” katanya.
Sumber : http://banten.antaranews.com


Komentar Pengunjung