Pengurus Bidang Perempuan DPD PKS Bersama Salah Satu Tokoh

PKS Kota Tangerang kembali turun ke jalan. Bukan demonstrasi, tetapi kali ini melakukan bakti sosial pengobatan gratis di daerah yang terkena banjir.

“Alhamdulillah di hari kedua ini antusias warga di posko PKS luar biasa. Tim medis DPD belum datang pasien sudah menunggu karena ternyata pada waktu banjir beberapa warga yang berobat ke tenda PMIĀ  untuk yang pusing dan demam hanya dikasih obat parasetamol 3 tablet. PMI menyarankan untuk berobat ke puskesmas. Jadi sangat tepat POSKO PKS di tutup dengan kegiatan pengobatan gratis. Sekali lagi terima kasih untuk Ibu RW, dr. Sylvi, Tim Kepanduan PKS Kota Tangerang dan Bidang Perempuan DPC PKS Periuk. Semoga dengan adanya aksi pengobatan gratis dari PKS lebih terasa manfaatnya oleh masyarakat, amin.” ujar Rahmi Silviani, Ketua Bidang Perempuan DPD PKS Kota Tangerang.

“Alhamdulillah, tadi siang Ustz Murtafiah telepon menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan bakti sosial kesehatan PKS. Beliau dan jamaah mengenali Bu Rahmi karena ada di foto kalender katanya. Insya Allah ke depan makin banyak aksi kepedulian yang kita berikan untuk masyarakat.” Sambung Tuti Elfita, Anggota DPRD Banten.

“Ya Bu Tuti, Ustz. Murtafiah dan jamaahnya selalu menantikan kehadiran Bu Tuti di sana. Tadi ibu-ibu juga bilang kenal saya karena ada di kalender. Alhamdulillah berarti kalender DPD PKS dipajang oleh simpatisan kita di rumah-rumah mereka.” lanjut Rahmi, yang berdomisili di Cipondoh.

“Menurut informasi warga yang menjadi pasien kita, pembagian indomie, air minum, dan makanan dari dapur umum di posko pemkot tidak sampai ke daerah sekitar Masjid Mujahidin. Jadi mereka dapatnya dari posko PKS saja. Kemungkinan alat kebersihan juga hanya di sekitar posko pemkot.” Rahmi menambahkan informasi tentang kebutuhan mendesak untuk korban banjir.

“Ya, Rabu yang lalu, saya dan Pak Hilmi, Ketua DPD PKS kota Tangerang, ke Total, daerah yang terkena banjir, mengunjungi posko kita dan melihat kondisi banjir dan pengungsi. Sudah komunikasi dengan Ustz. Murtafiah tetapi gak sempat mampir karena mengunjungi nenek-nenek yang sakit. Kebetulan saya masih ada agenda lain jadi gak bisa lama-lama di Total.” Ujar Bu Tuti yang tak sempat bertemu dengan Ustz. Murtafiah, salah satu tokoh wanita di daerah yang terkena banjir.